Kolaborasi Penanganan Tuberkulosis, IU Penabulu Kabupaten Tangerang Gandeng DMM

Banten – Permasalahan penularan penyakit TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, dalam penanganannya dibutuhkan pola kolaborasi secara menyeluruh dan serentak. oleh karena itu Komunitas IU Penabulu Kabupaten Tangerang menggandeng organisasi sosial Daya Muda Membangun (DMM) demi menekan angka penularan TBC di Kabupaten Tangerang. (Rabu, 10/08/2022)

Melalui kegiatan Penguatan Literasi Kesehatan lintas sektor yang diselenggarakan di Ds. Pematang Kec. Tigarakasa Kab. Tangerang. IU Penabulu kabupaten Tangerang kali ini  menggandeng salah satu Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang fokus pada pemberdayaan pemuda. dengan harapan para pemuda memiliki perhatian yang lebih terhadap penyakit yang dapat menurunkan produktivitas dan masa depan para pemuda, yaitu salah satunya Tuberkulosis.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dedi Irawan, Sebagai Koordinator Program Eliminasi Tuberkulosis  di Kabupaten Tangerang. Tujuannya untuk meningkatkan kerjasama dan pengetahuan masyarakat terhadap Penyakit Tuberkulosis yang menjadi ancaman masa depan masyarakat.

Dedi mengungkapkan “Di masyarakat kita saat ini didapati bahwa Penderita TBC masih mengalami diskriminasi dan cenderung dijahui oleh keluarga dan sahabatnya. padahal kondisi penderita sangat membutuhkan dukungan dari orang sekitar. oleh karena itu melalui kegiatan literasi kesehatan ini kita sampaikan  bahwa TBC bisa disembuhkan dan dikendalikan. jangan dijauhi tapi mari kita dampingi para pasien supaya melakukan pengobatan lengkap dan sembuh”.

Daya Muda Membangun (DMM) sebagai Organisasi Masyakarat Sipil  (OMS) menyambut baik kolaborasi dan kerjasama yang dilakukan oleh IU Penabulu kabupaten Tangerang.

“Upaya dan praktik baik harus terus kita lakukan demi mewujudkan kualitas pemuda dan masyarakat lebih baik, terbebas dari masalah kesehatan, baik kesehatan fisik maupun mental. saya bersenang hati melakukan upaya itu bersama dengan pegiat kesehatan dari teman-teman IU Pebabulu Kabupaten Tangerang”, Sambut Marno selaku Direktur DMM.

Marno menegaskan lebih lanjut menurutnya kita semua harus memahami gajala penyakit TBC, sehingga dalam penangannya dapat segera tertangani sesuai dengan gejalanya.

‘Informasi dan edukasi mengenai TBC dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan dan langkah pengobatannya secara cepat, sehingga masyarakat tidak bingung dengan apa yang harus dilakukan ketika ada gejala TBC”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Aktivis yang tergabung dalam DMM dan para kader TBC yang berasal dari Wilayah Sekitar Kecamatan Tigaraksa dan Sekitarnya. Sebelumnya Kegiatan Penguatan Literasi Kesehatan ini telah dilakukan di Pondok Pesantren, Sekolah, Lapas dan terus merambah ke lembaga yang lainnya, yang ada di wilayah kabupaten Tangerang.

Bagikan:

Responses